Jumat, 30 Maret 2018

Sinopsis Novel Rentang Kisah - Gita Savitri


Hasil gambar untuk sinopsis novel rentang kisah

Judul Buku                          : Rentang Kisah
Penulis                                 : Gita Savitri Devi
Penerbit                              : GagasMedia
Tahun Terbit                     : Cetakan pertama, 2017
Jumlah Halaman             : vii+207 hlm.

Apa tujuan hidupmu?

                Kalau itu ditanyakan kepadaku saat remaja, aku pasti nggak bisa menjawabnya. Jangankan tujuan hidup, cara belajar yang benar saja aku nggak tahu. Setiap hari aku ke sekolah lebih suka bertemu teman-teman dan bermain kartu. Aku nggak tahu apa yang menjadi passion-ku. Aku sekedar menjalani apa yang ibu pilihkan untukku-termasuk melanjutkan kuliah di Jerman.

                Tentu bukan keputusan mudah untuk hidup mandiri di negara baru. Selama 7 tahun tinggal di Jerman, banyak kendala aku alami; bahasa Jerman yang belum fasih membuat proses perkuliahan menjadi berat, hingga uang yang pas-pasan membuatku harus mengatur waktu antara kuliah dan kerja sambilan.

                Semua proses yang sulit itu telah mengubahku; jadi mengenal diri sendiri, mengenal agamaku, dan memahami untuk apa aku ada di dunia. Buatku, kini hidup tak lagi sama, bukan hanya tentang aku, aku, dan aku. Tapi juga tentang orangtua, orang lain, dan yang paling penting mensyukuri semua hal yang sudah Tuhan berikan.

The purpose to live a happy life is to always be grateful and don’t forget the magic word: ikhlas, ikhlas, ikhlas.

---

Gita Savitri Devi atau dikenal juga sebagai Gitasav adalah seorang lulusan Kimia Murni di Freie Universität Berlin. Sejak 2010 Gita menetap di Jerman untuk menempuh pendidikan S1 dan masih betah tinggal di negara tersebut.

Selain menghabiskan waktu di lab, Gita juga menulis blog dan membuat video blog (vlog) yang diunggah ke YouTube. Bersama partnernya, Paul, Gita membuat duo bernama Paul & Gita. Mereka sudah merilis satu single berjudul “Seandainya”.

QUOTES

… kesuksesan bisa didapat, kebahagiaan bisa selalu dirasa, kalau kita tahu caranya bersyukur. (hlm. 158)

Dari 207 halaman, kalimat di ataslah yang terus terngiang-ngiang di kepala saya. Tampaknya menengok ke atas terasa lebih menyenangkan daripada mawas diri dan melihat ke bawah. Ketika saya mulai bersedih dan mengutuk nasib, kata-kata Kak Gita di atas jadi cambuk yang menyadarkan saya. Bersyukur, bersyukur, dan bersyukur. Jika kita tak mampu atau tak mau menghargai karunia Tuhan, kita tidak akan memperoleh ketenangan. Menuliskan alasan kenapa kita harus bersyukur di selembar kertas cukup membantu lho.


SUMMARY dan OPINI

                Jika kamu mengikuti vlog Kak Gita dari awal, buku ini akan jadi pelengkap pengetahuanmu. Banyak bagian yang sudah dikatakan di dalam vlog, ditulis lebih detail di sini. Bab terakhir buku ini juga berisikan tulisan-tulisan Kak Gita di blog.

                Keseluruhan buku ini membahas tentang Kak Gita dari mulai jelang kelulusan SMA sampai sekarang. Ada bab tentang ibu, passion dan mimpi, pengalaman di Jerman, memasuki usia 20 tahun, perbedaan agama dengan Kak Paul, mengenal Islam lebih lanjut hingga berhijrah dan mencoba istiqomah, balik ke Jakarta kemarin, dls.

                Gaya penulisan Kak Gita di dalam buku ini sama seperti gaya menulisnya di blog sehingga cukup nyaman dan asyik dibaca; mengalir, santai, dan tajam.

                Nggak salah nitip buku ini ke temen untuk dibawain ke Turki. Asyik deh pokoknya. Cepet kelar juga bacanya karena ngalir dan tipis. Tapi kalau bisa saran, bukunya kurang mendetail dan panjang. Pasti lebih seru kalau Kak Gita menuliskannya mendetail tentang perjuangannya kuliah di Jerman sampai bisa lulus.


Sumber : https://naeliltheclimber.wordpress.com/2017/09/24/resensi-buku-rentang-kisah/

Sinopsis Novel Perahu Kertas

Hasil gambar untuk novel perahu kertas
I. Identitas Buku

      Judul buku          : Perahu Kertas

      Pengarang           : Dewi Lestari “Dee”

     ISBN                    : 978-979-1227-78-0

     Penerbit                : Bentang Pustaka dan Truedee Pustaka Sejati

     Editor                   : Hermawan Aksan

     Cetakan                : I, Agustus 2009

     Tebal                    : XII + 444 halaman; 20 cm

     Tahun Terbit         : 2010

     Jumlah Halaman  : 444 halaman

     Harga                   : Rp 69.000,-

                Sinopsis Novel Perahu Kertas-Dimulai dengan dua anak dengan kisah hidup yang masing-masing memiliki kisah hidup yang serupa, yakni Kugy dan Keenan. Keenan adalah seorang remaja yang barusaja menyelesaikan sekolah menengah atas-nya di Negara kincir angin (Belanda), tepatnya di Amsterdam.

                keenan menetap di Negara kincir angin tersebut selama hampir 6 tahun lamanya, bersama Neneknya. keenan terlahir dengan cita-cita menjadi pelukis yang luar biasa. Tapi, ia dipaksa untuk kembali ke indonesia oleh Ayahnya. Faktor keluarga yang tidak mendukung nya menjadi seorang pelukis. Pada akhirnya ia harus kuliah di salah satu Universitas di Bandung, ia menyelam di bidang Ekonomi.

                Tokoh sentral lainnya adalah wanita bertubuh mungil dengan nama uniknya yakni Kugy. ia digambarkan dengan kepribadian yang ceria dan riang, berbeda dengan keenan yang cenderung kaku dan dingin.

                Selain itu Kugy merupakan sosok yang eksentrik pun nyentrik. Ia akan mudah dikenali saat berada di keramaian. Kugy juga orang yang menyukai dongen dan kisah klasik. Sedari kecil ia memiliki cita-cita menjadi seorang penulis dongeng.

                Kugy memiliki sejumlah buku dongeng, ingin menjadi seorang perancang dogneng ataipun juru dongeng. Akan tetapi di tengah jalan menuju impiannya yang menggebu, kenyataan memaksanya sadar bahwa penulis dongeng bukan profesi yang banyak menghasilkan materi.

                Meskipun demikian, tokoh Kugy ini bukanlah tipe orang yang mudah putus asa, ia mencintai dunia tulis-menulis, Hal inilah yang membuatnya melanjutkan pendidikannya di Fakultas Sastra di salah satu Universitas di Bandung. Yakni tempat kuliah yang sama dengan tokoh keenan.

                Suatu ketika takdir Mempertemukan mereka berdua melalui Noni. Noni adalah tokoh pendukung cerita yang merupakan sahabat dekat Kugy. Sementara itu, Eko adalah sepupu Keenan sekaligus pacar Noni. Dua insan yang senasib itu saling mengagumi. Kugy yang tidak macem-macem dalam bersolek, dan Keenan yang tetep tampan dengan gaya rambut gondrong nya. Ditambah lagi dengan zodiak mereka yang sama yakni Aquarius, sehingga Kugy menamai diri mereka sebagai agen rahasia Dewa Neptunus untuk melaporkan segala kejadian di dunia melalui Perahu Kertas yang dialirkan ke laut.

                Keenan memang tak sesering Kugy dalam membuat perahu kertas, namun itu tidak menyurutkan persahabatan mereka, Kugy dan Keenan pun menjalin persahabatan bersama dengan Eko dan Nani, Kugy yang sering bercerita melalui dongeng merasa takjub bertemu dengan Kenan, Seorang yang dapat bercerita melalui gambar.

                Lambat laun persahabatan mereka menjadi sebuah cinta. Namun, setelah keenan tau bahwa Kugy telah mempunyai pacar bernama Ojos, ia berusaha menjauh dari kugy dan aksi menjauhinya semakin sempurna dengan didukung liburan akhir semester yang cukup panjang. Dan keenan memperpanjang liburannya ke Bali, yaitu ke rumah Pak Waya, teman ibunya.

                Di situlah tempat orang-orang bebas melukis dan disitulah keenan bertemu dengan orang-orang yang mahir melukis, sehingga keenan dapat mengasah serta menambah kemampuan melukisnya.

                Selepas liburan kuliah yang cukup panjang Kugy, Noni dan Eko menceritakan pengalaman masing-masing. Hal yang paling mencekam bagi Kugy adalah ketika Noni membeberkan rencananya untuk mendekatkan Keenm dengan Wanda, sepupunya. Kugy tidak mendukung dengan rencana itu karena diam-diam ia menyimpan perasaan kepada keenan.

                Sekarang ganti Kugy yang menjauh dari persahabatan itu. Ia sibuk dengan berbagai kesibukannya sendiri sampai ia tidak tahu jika keenan telah kembali dan ceritanya dengan Wanda. Wanda adalah gadis cerdas, cantik dan seorang kurotar muda. Ia mahir dalam dunia lukis sehingga ada ketersambungan antara wanda dengan keenan dalam bidang seni.

                Wanda juga membuat karya lukisan keenan masuk dalam galeri ayahnya dan menyuruh orang untuk membeli lukisan itu. Merasa lukisannya laku keenan  memutuskan menjadi pelukis dan meninggalkan kuliahnya, tapi disis lain, Kugy terus mengambil semester pendek sampai ia mengejar di Sakola Alit supaya waktu nya terus padat.

                Kugy menjadi salah satu guru sukarelawan di Sakola Alit , membuat dongeng dan mengajarkan ke murid-muridnya supaya mereka rajin belajar. Notabene, mereka adalah orang-orang dari kalangan yang kurang mampu baik dari segi ekonomi maupun pendidikan.

                Pada suatu hari takdir mengembalikan mereka kembali (Keenam pada Kugy). Keenan diminta Ical, teman mengajar kugy untuk mengajar murid-muridnya menggambar. Anak-anak sangat senang dengan pelajaran menggambar mereka, dan yang paling senang adalah Kugy.

                Ditempat tersebut Keenan mengungkapkan rasa kehilangannya pada Kugy. Hati kugi yang awalnya layu kini mulai berbunga-bunga. Bahkan harta berharga yang dimilikinya berupa buku dongeng berjudul “Jendral Pilik dan Pasukan Alit” ia berikan pada Keenam. Ironi sekali dengan apa yang diucapkan Keenam pada saat di Sakola Alit tersebut, selang beberapa hari selesai kejadian itu Kugy mendengar Keenam dan Wanda jadian. Hati Kugy benar-benar hancur, terlebih lagi ia juga harus putus dengan Ojos.

                Jakarta, september 2000, adalah hari ulang tahun Noni yang ke-20. Ia berencana memberi kaling mendali emas yang bertuliskan “Sahabat Terbaik dan Terawet” untuk sahabatnya Kugy. Namun sangat disayangkan Kugy yang tidak sanggup melihat Keenan dan wanda, memutuskan untuk tidak hadir dalam acara pesta tersebut.

                Berantakan sudah rencana Noni dan acara ulang tahunnya karena ketidakhadiran Kugy. Tidak hanya sampai di situ saja kehancuran pesata tersebut. Di tempat lain Wanda banyak terlalu banyak minum alkohol sampai berdansa dengan lelaki lain.

                Keenan mengajak Wanda ke kamar dan di kamar tersebut terjadilah peperangan hebat. Wanda yang berada dibawah pengaruh alkohol itu mengakui semua tindakan yang telah ia lakukan pada Keenan, termasuk dengan kebohongannya menyuruh orang membeli lukisan Keenan. Ia mengambil semua lukisa Keenan.

                Setelah mengetahui hal tersebut Keenan merasa sakit hati yang luar biasa. Ia terlanjur membanggakana itu pada orang tuanya, bahkan ia juga terlanjur berhenti kuliah. Keenan sangat putus asa, ia tidak mau lagi melukis dan lukisan yang dikembalikan oleh Wanda ia kirim ke Ubud sebagai kenang-kenangan.

                Keenan menceritakan semua hal itu kepada Kugy di Sakola Alit, akan tetapi semangat yang diberikan Kugy tidak ia hiraukan sedikit pun. Hingga tiba suatu hari Bimo, teman kos lamanya mengantarkan surat untuknya.

                Surat tersebut berisi bahwa lukisan yang ia kirim ke Ubud telah terjual, dan di situ Pak Wayan telah menyisipkan uang hasil penjualan itu.

                Semenjak itu ia langsung bergegas pergi ke Ubud bersama dengan buku dongeng pemberian Kugy. Setelah tiba di Ubud, Keenan mulai berkarya lagi sebagai pelukis. Setiap hari ia melukiskan kelanjutan kisah-kisah “Jendral Pilik dan Pasukan Alit” dari buku pemberian Kugy.

                Lukisan pertamanya tentang dongeng tersebut terjual dengan harga Rp 3.000.000,00. Kali ini kedua lukisannya terjual Rp 10.000.000,00 dan ia bertemu langsung dengan pembelinya. Selain Pembeli lukisan dan Pak Wayan, Keenan dapat satu kawan lagi untuk menemaninya melukis setiap hari, ia bernama Ludhe tidak lain adalah keponakan Pak Wayan.

                Semenjak itu, Keenan dan Ludhe sering melukis bersama sehingga membuat hubungan mereka semakin erat. Sampai pada hari ulang tahun Ludhe, ia meminta pahatan karya Keenan yang sebenarnya spesial untuk Kugy.

                Merasa putus asa terhadap Kugy keenan pun memberikan pahatan tersebut sebagai hadiah ulang tahun Ludhe. Kedekatan itu tak berhenti di situ. Sempat Keenan menyerah dalam melukis karena ia sudah tak memiliki inspirasi, serial dongeng dari buku Kugy telah habis.

                Meskipun demikian Ludhe  tetap sabar dan tidak henti memberikan semangat kepada Keenan. Melihat ketulusan Ludhe, hati Keenan tersentuh sampai pada puncaknya ia memberanikan diri menyatakan cintanya pada Ludhe, kemudian mereka pun berpacaran.

                Di tempat lain kisah persahabatan Noni dan Kugy semakin lama semakin miris. Semenjak ulang tahun Noni ke -20, mereka tidak lagi saling bicara, bahkan tidak juga untuk sekedar menyapa. Tidak tahan dengan semua itu, Kugy memilih pindah kos dan mempercepat waktu kuliahnya.

                Sampai pada tahun ke-3 kuliahnya, Yakni Juni 2002 Kugy sudah siap menjalani ujian skripsi dan ia mendapatkan nilai yang memuaskan A. Kugy sangat berterimakasih pada Eko yang sudah membantunya, Kugy siap melakukan apapun untuk Eko sebagai balasan jasanya itu.

                Eko hanya meminta satu perihal kepada Kugy yaitu dia ingin Kugy meminta maaf dan bertemu lagi dengan Noni. Hal tersebut dilakukan juga oleh Kugy, karena ia telah berjanji pada Eko untuk melakukan apapun yang ia minta.

                Betapa terkejutnya Kugy ketika ia minta maaf, Noni justru marah-marah tidak jelas kepada Kugy dan menuduh Kugy telah merebut Eko darinya. Pertengkaran antara mereka semakin menjadi dan mereka memilih untuk mengakhiri persahabatan agung mereka.

                Setelah lulus kuliah Kugy bekerja di sebuah perusahaan advertising atas rekomendasi Karel, kakaknya. Perusahaan tersebut bernama Advocado, Bos Kugy masih muda bernama Remi. Beda usianya delapan tahun. Hubungan Remi dan Kugy berubah menjadi hubungan yang spesial. Semua itu bermula ketika Kugy menyampaikan ide emasnya untuk sebuah produk dan Remi terpukau dengan ide cemerlang Kugy tersebut.

                Pada suatu ketika Keenan harus kembali ke Jakarta karena ayahnya terkena penyakit strok dan ia sangat merindukannya, Keenan juga harus melanjutkan bisnis ayahnya. Meski sudah berada di Jakarta, Keenan tidak berani memberi tahu Kugy tentang keberadaannya.

                Takdir memang suka melihat kedekatan mereka, sehingga meski mereka berusaha untuk tidak bertemu, kenyataan mempertemukan mereka kembali. Noni yang sudah mengetahui semuanya melalui sebuah kado Kugy yang tak sempat ia berikan pada keenan, pagi itu ia datang ke rumah Kugy untuk meminta maaf dan memperbaiki persahabatan mereka.

                Noni mengalungkan mendali emas yang dulu sempat tertunda untuk diberikan pada Kugy. Noni dan Eko hendak melangsungkan pertunangan sembari menunggu ujian skripsi mereka. Mereka berempat dipertemukan kembali dalam pesta tunangan itu.

                Keenan dan Kugy meski awalnya canggung lama-kelamaan biasa juga dan keduanya semakin akrab saja. Mereka saling mengetahui bahwa keduanya telah memiliki pacar masing-masing.

                Pada suatu ketika, tanpa disengaja Kugy bertemu dengan Ludhe di Ubud, saat Kugy dan Remi sedang liburan kantor di Bali. Dengan sedikit terlambat Ludhe menyadari bahwa yang ia temui adalah inspirator Keenan selama ini.

                Sementara Kugy juga mengetahui Ludhe adalah pacar Keenan lebih lama lagi, ia mengetahuinya dai Remi. Mengetahui kenyataan tersebut Kugy terkejut dan ia kabur dari rumah kakaknya untuk menenangkan diri.

                Keenan dan Remi panik mencari Kugy, Namun lagi-lagi filling Keenan lebih kuat dari siapapun terhadap kugy. Keenan yang sudah mengetahui semua isi hati Kugy dari Noni datang ke tempat kakak Kugy dan menjelaskan semua isi hatinya.

                Mereka kemudian memutuskan untuk tidak menyakiti pasangan masing-masing. Kugy tahu kalau Ludhe adalah gadis yang baik untuk keenan dan keenan juga sebaliknya, keenan tahu Remi adalah lelaki yang baik untuk Kugy.

                Kugy memberi buku dongeng yang sangat berharga nya kepada Remi yang sebenarnya akan ia berikan kepada keenan. Sayangnya dalam buku tersebut masih terselip surat untuk keenan, seseorang yang selalu singgah dalam hati Kugy.

Remi tidak mungkin bisa menyiksa hati kekasihnya itu (Kugy), kemudian ia menyuruh Kugy untuk kembali pada Keenan. Di sisi lain, Keenan juga sudah dilepas oleh Ludhe, walaupun sangat berat baginya.

                Itu semua dilakukan karena Ludhe tahu betapa besar dan tulusnya cinta keenan kepada Kugy dan Kugy pantas mendapat itu. Kugy dan Keenan ( K dan K) akhirnya mereka berdua bersatu membentuk K-family yang bahagia.

UNSUR INTRINSIK NOVEL PERAHU KERTAS


            1.    Tema

Dalam novel perahu kertas ini tema yang diambil adalah persahabatan

            2.     Tokoh dan watak toko

a. Keenan

Dikisahkan keenan adalah orang yang cuek, namun tekun.

Bukti langsung : Keenan sangat rajin menekuni profesinya sebagai penulis, meski sempat putus asa namun ia tetap kembali kepada seni lukisnya.

Bukti tidak langsung : Meski ia telah mengetahui dengan jelas perasaannya terhadap kugy, namun ia tetap pura-pura tidak peduli terhadap perasaannya.

b. Kugy

Kugy adalah sosok gadis yang unik dan ceria

Bukti Langsung : Kugy adalah gadis yang beda di antara gadis yang lain, jika dikerumunan ia adalah gadis yang tidak sulit ditemukan

Bukti tidak langsung : ia selalu terlihat ceria dan memberi warna di depan sahabatnya

c. Noni

Dikisahkan Noni adalah sosok gadis yang rajin dan disiplin

Bukti langsung : Noni adalah gadis yang tepat waktu dan tidak suka menunda-nunda waktu

d. Eko

Dikisahkan eko adalah tipe orang yang memiliki sifat penyayang

Bukti tidak langsung : Eko selalu perhatian terhadap sahabatnya

e. Wanda

Tidak jauh berbeda dengan tokoh Eko, ia memiliki sifat penyayang dan perhatian

Bukti tidak langsung : Wanda selalu memperhatikan keenan

          3.    Latar
Latar tempat : Kampus,Rumah ,Warung Makan

Latar waktu: Siang hari, sore dan malam

Latar suasana: sedih, bahagia

      4. Alur

Alur yang digunakan dalam novel perahu kertas adalah alur maju dan alur mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan masa depan.

      5. Gaya bahasa

Penggunaan bahasa yang digunakan cukup enak dibaca, mengandung majas personifikasi seperti penggalan kata berikut “ perahu itu bagaikan bertanya-tanya padaku”

       6. Amanat

Amanat yang disampaikan dalam novel ini adalah selalu menerapkan sikap sabar dan tabah. Karena sahabat dan jodoh takkan lari kemana setelah kita berusaha.

UNSUR EKSTRINSIK NOVEL PERAHU KERTAS

Ekonomi : Keenaan hidup dalam keluarga yang berkecukupan atau kaya

Sosial : Mempunyai banyak sahabat dan saling membantu satu sama lain

Religius : Ketika Keenaan mendo’akan orang tuanya yang sedang sakit strok

Moral: Saling Menghargai, tolong-menolong dalam kebaikan dan rasa saling menghormati.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NOVEL PERAHU KERTAS

Kelebihan novel perahu kertas

                Novel ke enam karya Dewi Lestari atau yang sering dikenal dengan nama “dee” ini menurut saya sangat menarik. Dimana novel ini mengulas tema tentang persahabatan yang serat akan konflik yang menghanyutkan untuk para pembacanya.

                Dikemas dengan gaya bahasa yang lugas dan ringan serta sesuai dengan kondisi masyarakat masa sekarang menjadikan novel ini dapat mudah dimengerti dan diniikmati oleh pembaca dari berbagai kalangan usia.
               
                Novel ini begitu edukatif dikarenakan kita dapat banyak belajar dari novel ini. Mulai dari bagaimana kita harus tetap semangat dalam meraih mimpi-mimpi kita serta percaya bawasannya hidup ini sudah ada yang mengatur.

                Selain itu, novel ini juga penuh akan nilai-nilai positif serta makna kehidupan yang tidak hanya bercerita tentang remaja pada umumnya, akan tetapi bercerita tentang dinamika kehidupan empat orang remaja serta korelasinya dengan lingkungan internal.

                Dengan penggambaran latar waktu dan tempat yang sangat mendetail namun tidak berlebihan, menambah daya tarik dari novel ini dan membuat seolah pembaca ikut terlibat di dalamnya.

                Sekilas novel Perahu Kertas tampak sederhana dan biasa-biasa saja karena bertemakan tentang cinta.  Tetapi tidak hanya bererita tentang cinta namun banyak unsur lain yang mendukung dan kuat dalam novel ini yang membuat novel ini begitu inspiratif dan edukatif, seperti  mimpi, persahabatan, dan kekeluargaan.

                Penggambaran tokoh, latar, dan alur yang begitu kreatif dan jelas membuat para pembaca novel Perahu Kertas tidak segan-segan untuk bermain dengan dunia imajinasinya dan membayangkan secara nyata apa yang terjadi dalam ceritanya.

Kekurangan novel perahu kertas

                Dalam novel ini, pelukisan cerita banyak menggunakan setting tempat sehingga sangat dapat beresiko pembaca akan menjadi bingung dalam memahami latar tempat cerita tersebut dimana. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman dan konsentrasi tinggi untuk para pembacanya.

                Pada beberapa bagian kisah, terdapat cerita yang monoton sehingga timbul kesan kurang menarik dan timbul kebosanan pembaca dalam mendalami novel.

Sumber : https://bukubiruku.com/sinopsis-novel-perahu-kertas/

Selasa, 20 Maret 2018

Sinopsis Teman Tapi Menikah 1


Hasil gambar untuk novel teman tapi menikah 1

Ada yang bilang kalau persahabatan antara seorang perempuan dan seorang laki-laki itu boong kalau ga ada apa-apanya.  Maksud saya, ga ada hati yang terlibat dalam relasi pertemanan itu. Bener, ga? Saya sendiri memilih bersikap netral  hahaha... *cari aman amat* Kaaan, saya ga leluasa buat ngejudge sama temen lawan berlawanan jenis yang bersahabat. Ga 24 jam mantengin hidup mereka, soalnya. Apalagi soal hati. Walau kadang bisa mengira-ngira juga *gimana sih? Labil ah*

"Mana ada sih sahabatan cowok sama cewek yang platonik kayak kalian?" - #TemanTapiMenikah halaman 162 

                Dalam kenyataanya memang ada yang ujungnya jadi pacaran terus nikah, ada yang ga ada apa-apanya sampai salah satu nikah,  yang satu masih jomblo atau dua-duanya nikah masing-masing dengan orang lain dan terus bersahabat atau malah hilang kontak untuk alasan yang misterius.


                Ucha dan Ditto ini, ternyata  pertemanannya lamaaa banget. 13 tahun, cuy. Sejak SMP kelas 1 tepatnya. SMP dan SMA barengan terus pas kuliahnya misah.  Tapi untuk sampai ke jenjang pernikahan,  mereka  hanya menjalani  6 bulan saja sampai mendapat kata sah di depan penghulu. Sebelumnya mereka cuma temenan biasa. Masing-masing punya pacar dan surprisingly both of the are player hahaha... Seriusan? Iyaaa seriusan. Hmmm... apa atuh, ya, istilah yang bisa saya bilang? Pokoknya, ga nyangka aja anak SMP kelas 1 udah jadian dan ga cukup sekali. Sementara seumuran mereka emang saya pernah kena virus cinta monyet. Kalau sampai jadian sih, enggak. Semacam secret admirer, bosen terus ganti ngefans siapa  hahaha. Udah ah, move on, Neng!

                Dalam buku pertama setebal 208 halaman, plus kata pengantar dan sisipan berapa foto black and white, alur cerita mengusung sudut pandang orang ketiga. Beda dengan buku keduanya yang pake sudut pandang orang pertama. Ga tau deh, kenapa dibedain gini, ya? Padahal untuk buku pertama tetep mereka juga yang  nulis. 

                Sama-sama punya minat  musik yang tinggi, Ditto dan Ayu  tergabung dalam band SMP 19 Jakarta.  Kalau Ditto fokus cuma maen musik aja (suka lihat serial Sarah Sechan di tv, ga? Nah, ada co-hostnya, kan? Iya itu Ditto yang sama dengan yang saya ceritain di sini), Ayudia yang disapa Ucha atau Nchip ini punya sampingan lain sebagai aktris sinetron.  

                Dalam Tiga puluh tiga bagian cerita di buku ini diceritakan selama temenan dari SMP sampai kuliah mereka putus nyambung atau gonta ganti pacar dengan pasangannya masing-masing. TTM yang bisa kita artikan Teman Tapi Mesra *ehm* ini bisa kita lihat bukan cuma double date yang sering mereka lakukan tapi juga  relationship di antara keduanya. Ucha punya kebiasaan unik  yang suka ngasih selamat ulang tahun di di malam pergantian hari menjelang ultahnya Ditto atau kebiasaan Ucha yang suka seenaknya nyuruh-nyuruh Ditto bawain makanan ke lokasi Syuting.
"Lo nyari pacar apa kabel telepon, sih?"  -  halaman 60

                Walau sama-sama player dan suka curhat soal pacar atau ngipasin buat jadian atau putus, sesungguhnya secara tersirat di novel ini Ucha bukan seorang gadis yang peka. Ayu yang cuek ngasih saran gimana Ditto harus nerima atau mutusin cewek yang suka sama sahabatnya ini. Kadang Ayu juga dibikin kesel karena dianggap paling deket, jadi 'tempat sampahnya" para pacarnya Ditto. Kalau saya jadi Ayu bakal gedek. "Yang pacaran siapa, kok gue ikutan pusing?"   

                Di lain sisi, Ditto nyalinya juga payah buat nyatain suka sama Ayu. Ikut seneng  tau Ayu jadian, pernah ngojokin sama temen sendiri tapi bisa juga merasa jealous gimana gituuu.. pas Ucha jadian. Ngeselin dua-duanya, nih.  Tapi  syukurlah di ujung persahabatan mereka akhirnya Ditto berani juga bilang gini :
"Cha, kalau gue suka sama lo, gimana?" - halaman 180

                Nah lho... ya ditembak bengong, yang nembak  juga salting.  Kelamaan deket rasa temen sih, kalian :D.  Ya, akhirnya  seperti yang kita tau lah, mereka ini akhirnya menikah. Bukan spoil lho,  lah itu kan ada akun duetnya mereka di youtube  dan malah bentar lagi bakal tayang filmnya mereka. Lah, ibunya Ditto juga pernah bilang gini:
"Ucha pacarnya sekarang siapa, sih? Nggak sama Ditto aja?" - halaman 28

                Dibanding buku keduanya (nanti saya buatin juga resensinya, ya), saya kudu nyetok kesabaran yang banyak biar bisa khataman. Alur ceritanya cenderung flat. Konflik yang terjadi antara  mereka dan pacar masing-masing  ga banyak diceritakan lebih detail. Cerita  mabal, latihan band atau curhat-curhat  di antara mereka  terasa lebih rutinitas sehari-hari yang bikin kita bilang, "oh gitu... so?..." Eh tapi ya,  dengan membaca  buku pertamanya  ini, kita jadi kenal karakter dasar mereka. Gimana sifatnya Ayu yang tomboi dan cuek  terus gimana feeling-nya Dito yang ditahan-tahan belasan taun, trus ga asik dan peka sebagai pacar buat para mantannya, endebra endebre.  Selama baca buku ini saya  mikir gini, "player amat nih, Ditto." Tapi saya juga  kasian tiap Ditto merasa kehilangan Ayu yang asik dengan para pacarnya atau malah ngilang kayak ditelan bumi. 

                Ngomong-ngomong soal ga peka dan nahan perasaan  ini keliatan pas Ditto ngajak Ayu ikutan ekskul band di SMA  atau pas penjurusan di SMA misalnya. Tapi dasar yang satu ga peka dan yang satunya lagi  jaim buat ngaku,  yaaa  akhirnya gitu, masih tetep temen rasa 'temen' yang berlanjut.
Ditto:Ke mana aja, Jelek? Susah banget, dihubungin. Nggak kangen gue? 

Sebenernya gue yang kangen lo, Cha, batin Ditto saat pesan sudah terkirim. 

Ayu: Sibuk, Mas.  halaman 142  


                Sebenarnya ga masalah,  kalau mau loncat langsung baca buku keduanya TTM Tapi nih,  membaca buku pertamanya ini kita jadi merasa lebih intim *haish* dengan masa lalu mereka.
Persahabatan yang lama dan saling kenal jelek buruk  ga jaminan kalau setelah menikah membuat pasangan suami istri jadi selow dengan karakter masing-masing terus rumah tangganya rukun-rukun aja. kalau ini kata saya hahaha...

                Ibarat petasan cabe, ada aja letupan-letupan kecil. Gesekan-gesekan yang bikin diem-dieman. Daripada adem ayem eh sekalinya meledak lebih-lebih dari granat. DUARRR!!! Kalau ada masalah sekecil apa pun ya bilang aja, jangan dipendam. Gondok yang ada. Kalau buah dipendam bisa matang. Masalah?  Ya, jadi bom.  Gitu moral storynya.

                Saya ga tau sih kalau ada pasangan yang keliatan harmonis terus ujug-ujug pernikahanya bubar. Apa karena ada masalah kecil yang kemudian menggunung terus meledak atau ada alasan lainnya. Bukan wewenang saya buat sok tau menghakimi. *peace*

                Tapi sisi baiknya karena  sejak awal mereka jalan ga diawali dengan pacaran, apa yang ditunjukan dan diekspresikan   berjalan secara natural. Ga jaim,  atau pencitraan.Udah tau sisi angel dan demond masing-masing. Ada bagusnya sih,  karena ga cape sandiwara. Tapi kalian yang belum nikah jangan niatin jalanin pacaran rasa sahabatan yang lama gini, ah. Ya mending kalau jadi nikah, kalau enggak, gimana? Kecuali emang telat nyadarnya  :). 

                Di luar cerita temen rada 'demen' mereka, ada satu hal yang bikin saya salut. Ayu dan Ditto sejak SMP sudah bisa nyari uang sendiri,  suka maen dan 'gaul' tapi otaknya moncer.  Tipikal remaja panutan yang populasinya langka.  Pinter dan cari duitnya boleh ditiru. Tapi jangan coba-coba sok gaul dan doyan hang out kalau buat ke sekolah aja masih dikasih ortu.

                Penasaran kan, gimana sih, respon kedua ortunya dengan persahabatan mereka dan sampai akhirnya mereka memutuskan buat pacaran terus menikah? Kalau saya ceritain lebih banyak, ya ga rame, lah. Kali aja kalian punya persespi yang beda. Ya, kan?

                Psssst... Bentar lagi kan filmnya bakal tayang. Biar lebih asik ngikutin filmnya, mending baca aja dulu novelnya.  Boleh deh, komen di bawah, ya. Agree or disagree sama opini saya. Atau mau nambahin pengalaman yang mirip-mirip sama mereka atau berasa ada area friend zone?   Saya sendiri bingung mau iyain quote berikut atau masa bodoh hahaha...
"Jodoh itu nggak usah jauh nyarinya. Lihat di sekeliling lo, siapa tau salah satunya jadi jodoh lo." - halaman 77

Sumber : https://www.resensiefi.my.id/2018/02/novel-teman-tapi-menikah-part-1.html

Sinopsis Novel Teman Tapi Menikah 2



Gambar terkait


                Buku kedua TTM ini tebalnya ga jauh beda dengan buku pertama, sekitar 206 halaman. Masih diterbitkan oleh Elex media, plus bonus cd berisi 6 track lagu-lagu mereka yang ada juga di channel youtube #temantapimenikah dan  beberapa (lebih banyak) foto-foto  monokromnya Ditto, Ayu dan Sekala, si bayi kacang.  Anyway, Selama bolak balik baca buku ini, saya ga nemu alasannya kenapa Sekala ini dipanggil gitu.  Kali aja  kalau ada road show film TTM 2 ke Bandung terus saya beruntung ikutan preskon atau Meet and Greetnya bisa nanya sama mereka, langsung.

                Di buku bersampul hijau ini, alur cerita yang disampaikan lebih mengalir, renyah dengan gaya bahasa masing-masing.  Yes, antara Ditto dan Ayu gantian bercerita seperti curhat gitu. Semisal pas kerempongan acara lamaran, Ditto punya ceritanya sendiri, dan Ayu pun begitu sampai drama-drama yang juga dialami setelah Sekala hadir. 

                Walau namanya udah saling kenal belasan tahun, tetep aja yang namanya nervous mah suka ikutan nimbrung ketika lamaran dan menikah. Kalau Ditto malah jadi grogi, Ayu malah bisa cengegesan, ketawa-ketiwi. Lucunya mereka nih, saat menjelang acara nikah di mana pengantinnya dipingit, mereka  malah masih bisa keluyuran dan hang out malam-malam.   Tapi kalau udah baca dan ngikutin perjalanan mereka di buku sebelumnya ya, no wonder, lah. Emang mereka  pasangan yang unik.  Hmmm. jadi saya ga nyesel tetep jabanin buku pertamanya hehehehe....

                Yang bikin awkward itu momen pas Ditto  ngelamar Ayu. Sebenarnya ini udah dibahas dikit di buku sebelumnya. Tapi mungkin konyol dan segitu  memorablenya,  keduanya membahas lagi di buku berikutnya. Berkat kegrogian Ditto, momen yang mestinya romantis, mendadak failed karena Ditto salah membuka kotak cincin dan makin ga romantis karena Ditto melakukannya dengan lempeng.  But anyway, You made our day, To. Saya ngikik bayangin scene ini kalau ada di film nanti, kocak!

                Setelah menikah, tadinya mereka berdua menunda kehamilan. Mau pacaran dulu, katanya. Tapi Allah punya rencana lain. Tiba-tiba aja Ayu hamil sebelum mereka merasa siap.  Maka, hal-hal yang tidak terprediksi pun terjadi. Yang bikin keduanya jadi rempong adalah  mental  yang belum well prepared. Drama moody swing yang dialami Ayu kerap membuat keduanya lebih sering mengalami ribut-ribut kecil.  Iya,  walau mereka itu tampak seperti couple panutan, ribut-ribut mah ada aja.   Saat tau Ayu hamil pun bukannya girang, mereka malah sampai berkali-kali beli testpack. Kali-kali aja hasilnya beda. Tapi tetep aja,  hasil dua garis yang muncul mengubah hari-hari mereka jadi lebih... emmmm saya bilang berwarna. Ga flat, karena makin banyak ribut-ributnya itu tadi. 

Gue takut,  gue bingung, tapi gue seneng. Terus gue harus gimana?  Masa tiba-tiba udah mau jadi bapak aja? "Nggak Mungkin lah, Cha. Masa, sih?" - halaman 81

Yaelah, To. Katanya seneng bisa bikin hamil temen sendiri *setelah halal pastinya* Tapi kok bingung?
Once again, seperti juga dibilang di buku pertamanya, letupan-letupan kecil  yang terjadi segera diselesaikan segera. Cuma memang perubahan suasana hati pas Ayu lagi hamil ini level dramanya naik beberapa strip.  Mulai dari Ayu yang ga mau ditinggal Ditto,  drama lempar hp ke tengah teman-temannya Ditto sampai Ayu yang maksa ikut ke bandara di last minute. 

Gitu aja? Masih ada drama lainnya yang mengikuti ketika Ditto dan teman-temannya manggung.  Ayu yang biasanya sellau nonton performnay Ditto cs malah milih diem di kamar. Ngeselin emang nih, Ayu hahaha.... *maafkan komentar jujurku, ya, Yu*

Kalau dekat suka debat, kalau jauh malah merindu

                Tapi emang gitu kali, ya. Ada kalanya seseorang  jadi manglingi, berubah menjadi sosok yang ga biasanya kita kenal, Dan sialnya perubahan itu malah perubahan yang ngehe.Kalau Ditto harus banyak-banyakin stok kesabaran menghadapi istrinya, Ayu malah sempat kepikiran untuk menggugurkan kandungannya. Haduh,  segitunya yang stres?  Padahal apa sih, yang kurang dari mereka?  Secara materi mereka  sudah mapan, bahkan untuk semua persiapan pernikahan sampai rumah pun mereka ga minta sama ortu. Dua-duanya saling kenal setelah belasan tahun berteman dan nikah pun bukan dijorokin teman. Sama-sama mau.   

                Ngomong-ngomong soal kehamilan dan mood swing, mungkin juga opini dokter  yang mereka jumpai punya andil dalam perubahan sifat Ayu.  Penjelasan dokter yang ngasih sinyal kalau Ayu ga bisa melahirkan secara normal membuat Ayu makin ketakutan. 

"Ntar kalau bayinya  udah gede ngeluarinnya gimana?  Bakal susah banget nggak, sih?  Sakit banget ga, sih?  Aku perlu operasi nggak, ya?"  - halaman  93

                Apa yang Ayu pikirin sering terlintas dalam pikiran saya saban melihat atau ketemu bumil. One day, if if i were like her, how  it's gonna be?  Duh beneran saya suka kepikiran ini dan buru-buru ditepis. What ever will be, will be.  Gitu, aja.  Jangan risaukan dulu yang belum terjadi. Biar ga stress:)

                Dan bener ya,  kalau yang namanya dokter  itu  cocok-cocokan nya bukan soal obat yang diresepkan atau gimana jam terbangnya dia. Buat saya sih, gimana  dokter ini bisa bikin nyaman pasiennya. Daripada stres dan parno karena penjelasan dokter yang terasa intimidatif, mereka akhirnya pindah dokter.  

                Lalu kejutan lain pun  muncul. Ditto dan Ayu memutuskan untuk memilih Bali sebagai tempat melahirkan. Bali memang sudah seperti rumah kedua bagi mereka. Ayu yang sering menjadikan Bali sebagai pelariannya di kala membutuhkan healing, lamaran Ditto juga dilakukan di Bali, lalu untuk menandai kehadiran junior pertamanya pun Bali jadi pilihannya. Bukan cuma itu saja, sih. Mereka juga punya alasan lain kenapa harus jauh-jauh ke Bali. Pilihan yang juga bikin kesel kedua orangtua mereka.  

                Kalau di awal-awal  cerita saya ikutan ketawa  waktu Ayu bilang cuma mau sayang sama Dito 80% aja, atau kesel karena mengamati dramanya Ayu di saat hamil, pas lahiran ini beberapa lembar cerita di buku malah bikin saya terharu. Sialnya saya salah milih momen. Di part ini saya bacanya lagi pas di bus. Risih kalau tiba-tiba mewek, mana busnya lagi penuh. Tapi syukurlah  drama sedihnya bentaran, aja. Selanjutnya saya dibuat ngikik lagi pas keduanya diomelin bidan karena ninggalin bayi.  Bikin saya mikir, ada ya, yang kayak gitu? hahaha... 

Pernah denger  kan omongan kayak gini? 

Sifat aslinya seseorang itu bakal keliatan kalau udah menikah. Bakal beda sama waktu masih pacaran.  

                Soal ini Ditto punya pandangan lain. Menurutnya  bukan beda, tapi jadi makin tau aja sifat-sifat jeleknya.  Padahal mereka berdua ini kan, ga ada jaim-jaimnya selama belasan tahun udah saling kenal. Tapi manusia emang unik,  ada aja sifat atau hal-hal yang baru yang bakal kita temui dari seseorang.  Mending kalau ketemunya selewat, ga tiap hari. Lah, ini gimana? Tinggal satu atap, tiap hari ketemu terus? Tapi komunikasi jadi kuncinya buat mereka bertahan.   Kalau Ditto memandang soal ini lebih bijak, Ayu mah tetep aja gokil. Marah jadi salah satu caranya menyeimbangkan  rasa lelah yang dialami.  Perempuan banget, ya? Saya ngikik. Contek jangan, ya? :D  Lucky her,  punya Ditto  yang sumbunya ga pendek.  IMHO, dari awal emang Ditto yang lebih cinta dari Ayu, sih.  


                Mudah-mudahan eksekusi adaptasi buku ini ke layar lebar ga bikin kecewa pembaca buku dan subscriber youtubenya yang udah seperempat juta itu. Amazing, ya? Tapi seperti yang udah-udah, Falcon Pictures, PH yang menggarap film ini dan pastinya sutradaranya, punya strategi untuk itu. Let's see.  

Sumber : https://www.resensiefi.my.id/2018/02/novel-teman-tapi-menikah-part-2.html

Senin, 19 Maret 2018

sinopsis novel the perfect husband



Sinopsis Novel 'The Perfect Husband'
Hasil gambar untuk novel perfect husband
Penulis: Indah Riyana
Penyunting: Letitia Wijaya
Desainer Sampul: Kiky
Penerbit: Romancious
Cetakan: Ketiga, 2016
ISBN: 978-602-6922-31-1
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dia yang mencintaiku tetapi aku justru mengabaikannya
            Ayla adalah mahasiswi abadi, masih berkutat dengan skripsinya pada saat teman-temannya lulus kuliah. Selain masalah akademisnya, semua terasa baik-baik saja. Ada Ando sang kekasih yang tak pernah ia kenalkan pada papanya. Ada Viana dan Dilan, dua sahabat baiknya yang benar-benar gila.
Mencintaimu bagaikan terbang mengendarai pesawat. Memiliki tanggung jawab yang besar dengan tingkat resiko yang sangat tinggi
Berbekal wasiat mendiang papanya, Arsen mendatangi gadis itu dan ingin menikahinya. Walau ia ditolak mentah-mentah, tetapi ia tidak menyerah. Ia akan selalu bersabar dan terus berjuang untuk meluluhkan hati si singa betina itu. Karena ‘sabar’ adalah nama belakangnya.
Karea perasaan orang yang sudah kecewa akan sulit diobati.
Menikah tidak menjadikan mereka bebas dari masalah. Saat mereka sudah melangkah kaki bersama sebagai pasangan suami-istri, saat itulah ujian demi ujian menghadang mereka. Sanggupkah mereka melewatinya bersama walaupun pernikahan itu terjadi bukan atas dasar cinta?
***
            The perfect husband adalah novel yang menceritakan kisah kesempurnaan seorang pria (Arsen) yang dinikahkan kepada seorang wanita (Ayla) yang jauh dari kata sempurna. Ayla adalah seorang mahasiswi abadi yang tidak memiliki niat untuk menamatkan kuliahnya jika tidak diingatkan. Menurut saya Ayla itu adalah wanita yang amazing, amazing dalam artian buruk . Entah dimana kekurangan lingkungannya, tapi dia tumbuh dengan memiliki prilaku yang buruk. Jika banyak orang yang stress karena tidak lulus kuliah, si Kayla stress karena tidak bisa keluar malam.

“Ayla, Ayla.. ternyata kamu  lebih stress karena tidak bisa keluar malam dari pada tidak kelar kuliah” Hal-14 (Papa Ayla)
            Ketika kesabaran ayahnya sudah hampir habis, ayah Ayla memutuskan untuk menjodohkannya dengan seorang pria yang usianya cukup jauh diatas Ayla. Ia lah Arsen Wafi Halim, seorang pria yang bisa dikatakan pria idaman bagi semua wanita. Tampan, berpenghasilan bagus, baik, penyebar, dan tidak mudah putus asa, Almost Perfect, right? Tapi, kelebihan yang dimiliki Arsen sama sekali tidak terlihat dimata Ayla, yang dilihat Ayla adalah seorsang laki-laki tua mesum. Ayla sangat membenci Arsen, segala usaha dia kerahkan untuk membatalkan perjodohannya dengan Arsen. Tapi, disinilah letak kehebatan Arsen, semua hal yang dilakukan Ayla untuk membatalkan perjodohannya, tidak dia gubris sedikitpun. Semua tingkah Ayla yang absurd di tanggapi dengan ketenangan dan kelembutan oleh Arsen. Begitu bencinya Ayla pada Arsen, sampai mbak Dita (kakak ipar Ayla) bilang begini,
“Jangan pernah membenci seseorang sampai sebegitu bencinya, sayang. Kita tidak tahu, mungkin besok perasaan itu akan langsung berubah jadi Cinta.” Hal-97
            Itulah kata-kata yang seharusnya di ingat Ayla, tetapi sayang Ayla malah menghiraukan kalimat itu. Segala usaha yang dilancarkan Ayla gagal, ujung-ujungnya ia tetap menikah dengan Arsen.
            Disinilah Peran Arsen sebagai ‘The Perfect Husband’ benar-benar terlihat. Keabsurdan Ayla makin menjadi setelah menikah. Ada saja tingkahnya yang membuat Arsen bersedih. Ya, Arsen tidak marah, tapi Arsen bersedih. Ia merasa seakan gagal menjadi seorang suami. Peringatan yang dilancarkan  orang terdekatnya untuk menyadarkan Ayla,  tidak menjadikan sikap Ayla berubah.
“Seseorang, harus mendapatkan karma, balasan, dan sentakan dulu dari tuhan. Baru mereka bisa taubat” (Hal-258)
“Nikmati hubungan pernikahan kalian dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah meremehkan kebersamaan yang ada, sebelum waktu mengajari lo arti kehilangan dan lo hanya bisa menyalahkan keadaan. Lalu menyesalinya… seumur hidup” (Hal-319)
Hingga akhirnya, ia mendapatkan balasan yang sesungguhnyaa…
“Aku sangat, sangat kecewa sama kamu Ayla” Hal-386 (Arsen) .
“Seseorang harus merasakan kehilangan dulu baru menyesal, tapi giliran sudah menyesali perbuatannya, mereka justru sulit untuk mendapatkan kesempatan itu kembali” Hal-421 (Ayla)
***
            Pertama saya mau mengucapkan terimakash atas kehadiran novel ini hingga sampai ditangan saya. Saya berterimakasih kepada setiap kehadiran yang berada dibalik novel ini, baik penulis, penerbit maupun yang mendistribusikannya.
            Novel ini cukup tebal dengan ukuran luasnya yang kecil, saya sempat berpikir saya akan lama menghabiskan novel ini. Tapi kemudian, saya diajak bergabung kedalam grup Klub Reading yang berencana untuk membaca dan mereview novel ini bersama-sama. Alhamdulillah, saya tidak keteteran membaca novel ini.
            Cover novel ini cukup menarik dengan kehadiran sosok pria tampan berprofesi sebagai pilot yang sedikit menggambarkan karakter Arsen. Tentu saja hal ini pas dengan judul dan tema yang diangkat, saya suka dengan covernya.
            Novel ini lebih banyak menggunakan sudut pandang orang pertama yaitu Ayla, dan dua chapter dipegang oleh Arsen. Tokoh yang digambarkan oleh kak Indah dinovel ini benar-benar apik dan hampir sempurna.  Semua tokohnya mampu memerankan perannya dengan baik, papa mama Ayla, kakak dan kakak ipar Ayla, sahabat Ayla, pacar tanggung Ayla, adik dan nenek Arsen, dan tokoh pendukung lainnya, benar-benar sesuai pada tempatnya. Mengenai tokoh utamanya jangan ditanya, mereka sukses banget membawa pembaca kedalam lautan emosi. Keren pokoknya.
            Alur yang dibawakan novel ini, awalnya cukup pelan dan santai, namun ketika sampai di Klimaksnya, alurnya terasa agak cepat dan terburu-buru. Walapun begitu, hal ini tidak mempengaruhi penyelesaian konflik.
            Kelebihan dari novel ini adalah pesan tersirat yang terselip didalamnya. Terutama pesan sebagai pelajaran hidup. Kemudian quotes nya yang menarik, dan segi humor yang disampaikan penulis lewat tingkah Ayla yang absurd.
            Bagi pecinta novel romance bertemakan pernikahan, maka saya akan merekomendasikan novel yang bikin greget dan envy satu ini. Disana kalian akan menemukan sedikitnya karakter pria idaman wanita untuk dinikahi. hehehe
Silahkan membaca dan berkenalan dengan Ayla dan Arsen, siapkan mental untuk menhadapi tingkah Ayla yaa… dan jangan baper dengan kehadiran Arsen… hehehe
 sumber : https://aoiperiwinkle.wordpress.com/2017/03/14/review-the-perfect-husband/

Sinopsis Novel Rentang Kisah - Gita Savitri

Judul Buku                           : Rentang Kisah Penulis                                  : Gita Savitri Devi Penerbit       ...