Sinopsis Novel 'The Perfect Husband'

Penulis:
Indah Riyana
Penyunting:
Letitia Wijaya
Desainer
Sampul: Kiky
Penerbit:
Romancious
Cetakan: Ketiga, 2016
Cetakan: Ketiga, 2016
ISBN:
978-602-6922-31-1
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dia yang mencintaiku tetapi aku justru
mengabaikannya
Ayla
adalah mahasiswi abadi, masih berkutat dengan skripsinya pada saat
teman-temannya lulus kuliah. Selain masalah akademisnya, semua terasa baik-baik
saja. Ada Ando sang kekasih yang tak pernah ia kenalkan pada papanya. Ada Viana
dan Dilan, dua sahabat baiknya yang benar-benar gila.
Mencintaimu bagaikan terbang mengendarai pesawat.
Memiliki tanggung jawab yang besar dengan tingkat resiko yang sangat tinggi
Berbekal wasiat mendiang papanya, Arsen mendatangi
gadis itu dan ingin menikahinya. Walau ia ditolak mentah-mentah, tetapi ia tidak
menyerah. Ia akan selalu bersabar dan terus berjuang untuk meluluhkan hati si
singa betina itu. Karena ‘sabar’ adalah nama belakangnya.
Karea perasaan orang yang sudah kecewa akan sulit
diobati.
Menikah tidak menjadikan mereka bebas dari masalah.
Saat mereka sudah melangkah kaki bersama sebagai pasangan suami-istri, saat
itulah ujian demi ujian menghadang mereka. Sanggupkah mereka melewatinya
bersama walaupun pernikahan itu terjadi bukan atas dasar cinta?
***
The perfect husband adalah novel
yang menceritakan kisah kesempurnaan seorang pria (Arsen) yang dinikahkan
kepada seorang wanita (Ayla) yang jauh dari kata sempurna. Ayla adalah seorang
mahasiswi abadi yang tidak memiliki niat untuk menamatkan kuliahnya jika tidak
diingatkan. Menurut saya Ayla itu adalah wanita yang amazing, amazing dalam
artian buruk . Entah dimana kekurangan lingkungannya, tapi dia tumbuh dengan
memiliki prilaku yang buruk. Jika banyak orang yang stress karena tidak lulus
kuliah, si Kayla stress karena tidak bisa keluar malam.
“Ayla, Ayla.. ternyata kamu lebih stress
karena tidak bisa keluar malam dari pada tidak kelar kuliah” Hal-14 (Papa Ayla)
Ketika
kesabaran ayahnya sudah hampir habis, ayah Ayla memutuskan untuk menjodohkannya
dengan seorang pria yang usianya cukup jauh diatas Ayla. Ia lah Arsen Wafi
Halim, seorang pria yang bisa dikatakan pria idaman bagi semua wanita. Tampan,
berpenghasilan bagus, baik, penyebar, dan tidak mudah putus asa, Almost
Perfect, right? Tapi, kelebihan yang dimiliki Arsen sama sekali tidak terlihat
dimata Ayla, yang dilihat Ayla adalah seorsang laki-laki tua mesum. Ayla sangat
membenci Arsen, segala usaha dia kerahkan untuk membatalkan perjodohannya
dengan Arsen. Tapi, disinilah letak kehebatan Arsen, semua hal yang dilakukan
Ayla untuk membatalkan perjodohannya, tidak dia gubris sedikitpun. Semua
tingkah Ayla yang absurd di tanggapi dengan ketenangan dan kelembutan oleh
Arsen. Begitu bencinya Ayla pada Arsen, sampai mbak Dita (kakak ipar Ayla)
bilang begini,
“Jangan pernah membenci seseorang sampai sebegitu
bencinya, sayang. Kita tidak tahu, mungkin besok perasaan itu akan langsung
berubah jadi Cinta.” Hal-97
Itulah
kata-kata yang seharusnya di ingat Ayla, tetapi sayang Ayla malah menghiraukan
kalimat itu. Segala usaha yang dilancarkan Ayla gagal, ujung-ujungnya ia tetap
menikah dengan Arsen.
Disinilah
Peran Arsen sebagai ‘The Perfect Husband’ benar-benar terlihat. Keabsurdan Ayla
makin menjadi setelah menikah. Ada saja tingkahnya yang membuat Arsen bersedih.
Ya, Arsen tidak marah, tapi Arsen bersedih. Ia merasa seakan gagal menjadi
seorang suami. Peringatan yang dilancarkan orang terdekatnya untuk
menyadarkan Ayla, tidak menjadikan sikap Ayla berubah.
“Seseorang, harus mendapatkan karma, balasan, dan
sentakan dulu dari tuhan. Baru mereka bisa taubat” (Hal-258)
“Nikmati hubungan pernikahan kalian dengan
sebaik-baiknya. Jangan pernah meremehkan kebersamaan yang ada, sebelum waktu
mengajari lo arti kehilangan dan lo hanya bisa menyalahkan keadaan. Lalu
menyesalinya… seumur hidup” (Hal-319)
Hingga
akhirnya, ia mendapatkan balasan yang sesungguhnyaa…
“Aku sangat, sangat kecewa sama kamu Ayla” Hal-386
(Arsen) .
“Seseorang
harus merasakan kehilangan dulu baru menyesal, tapi giliran sudah menyesali
perbuatannya, mereka justru sulit untuk mendapatkan kesempatan itu kembali”
Hal-421 (Ayla)
***
Pertama
saya mau mengucapkan terimakash atas kehadiran novel ini hingga sampai ditangan
saya. Saya berterimakasih kepada setiap kehadiran yang berada dibalik novel
ini, baik penulis, penerbit maupun yang mendistribusikannya.
Novel
ini cukup tebal dengan ukuran luasnya yang kecil, saya sempat berpikir saya
akan lama menghabiskan novel ini. Tapi kemudian, saya diajak bergabung kedalam
grup Klub Reading yang berencana untuk membaca dan mereview novel ini
bersama-sama. Alhamdulillah, saya tidak keteteran membaca novel ini.
Cover
novel ini cukup menarik dengan kehadiran sosok pria tampan berprofesi sebagai
pilot yang sedikit menggambarkan karakter Arsen. Tentu saja hal ini pas dengan
judul dan tema yang diangkat, saya suka dengan covernya.
Novel
ini lebih banyak menggunakan sudut pandang orang pertama yaitu Ayla, dan dua
chapter dipegang oleh Arsen. Tokoh yang digambarkan oleh kak Indah dinovel ini
benar-benar apik dan hampir sempurna. Semua
tokohnya mampu memerankan perannya dengan baik, papa mama Ayla, kakak dan kakak
ipar Ayla, sahabat Ayla, pacar tanggung Ayla, adik dan nenek Arsen, dan tokoh
pendukung lainnya, benar-benar sesuai pada tempatnya. Mengenai tokoh utamanya
jangan ditanya, mereka sukses banget membawa pembaca kedalam lautan emosi.
Keren pokoknya.
Alur
yang dibawakan novel ini, awalnya cukup pelan dan santai, namun ketika sampai
di Klimaksnya, alurnya terasa agak cepat dan terburu-buru. Walapun begitu, hal
ini tidak mempengaruhi penyelesaian konflik.
Kelebihan
dari novel ini adalah pesan tersirat yang terselip didalamnya. Terutama pesan
sebagai pelajaran hidup. Kemudian quotes nya yang menarik, dan segi humor yang
disampaikan penulis lewat tingkah Ayla yang absurd.
Bagi
pecinta novel romance bertemakan pernikahan, maka saya akan merekomendasikan
novel yang bikin greget dan envy satu ini. Disana kalian akan menemukan
sedikitnya karakter pria idaman wanita untuk dinikahi. hehehe
Silahkan membaca dan berkenalan dengan Ayla dan
Arsen, siapkan mental untuk menhadapi tingkah Ayla yaa… dan jangan baper dengan
kehadiran Arsen… hehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar